Kajian Karakteristik Ketenagakerjaan Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2024 merupakan publikasi hasil kerja sama BAPPEDA dan BPS Kabupaten Musi Banyuasin. Dokumen ini menyajikan analisis kondisi ketenagakerjaan secara komprehensif, mulai dari jumlah penduduk usia kerja, tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK), tingkat pengangguran terbuka (TPT), hingga karakteristik tenaga kerja berdasarkan jenis kelamin, usia, pendidikan, dan lapangan pekerjaan.
Hasil kajian menunjukkan bahwa pada Agustus 2024 terdapat 471.906 penduduk usia kerja, dengan 329.609 orang masuk angkatan kerja (322.577 bekerja dan 7.032 menganggur). TPAK tercatat sebesar 69,85%, turun 2,78 poin dari tahun sebelumnya, sementara TPT menurun menjadi 2,13%, yang mencerminkan peningkatan kesempatan kerja. Analisis juga menyoroti ketimpangan gender: tenaga kerja laki-laki mendominasi sektor padat karya seperti pertanian, perkebunan, dan pertambangan, sedangkan partisipasi perempuan masih rendah dengan TPAK hanya 52,71%.
Dari sisi usia, mayoritas pekerja berada pada kelompok 35–44 tahun, sementara pengangguran paling banyak terdapat pada kelompok usia muda 15–24 tahun. Hal ini menunjukkan tantangan dalam menyerap tenaga kerja muda secara optimal. Dari sisi pendidikan, sekitar 43% pekerja hanya menamatkan SD atau tidak memiliki ijazah, namun terdapat peningkatan tenaga kerja berpendidikan SMA ke atas hingga 38%. Meski demikian, lebih dari separuh pengangguran berasal dari lulusan SMA/SMK, menandakan adanya mismatch antara kualifikasi pendidikan dan lapangan kerja yang tersedia.
Secara keseluruhan, kajian ini menegaskan perlunya strategi kebijakan ketenagakerjaan yang lebih inklusif, terutama dalam meningkatkan partisipasi tenaga kerja perempuan, memperluas lapangan kerja bagi lulusan SMA/SMK, serta memperkuat daya serap tenaga kerja muda. Dengan data yang akurat, pemerintah daerah diharapkan mampu merumuskan kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
.png)
0 Comments:
Posting Komentar